In this Article
Kecepatan pemuatan situs web merupakan faktor utama yang menentukan berapa lama pengunjung bertahan di situs dan memengaruhi pengalaman maupun kepuasan pengguna secara keseluruhan. Ada beberapa cara untuk mengoptimalkan situs, dan jika semua pilihan telah dicoba, kini saatnya memanfaatkan layanan pihak ketiga, seperti layanan CDN.
Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan fungsi CDN, pentingnya CDN, serta komponen utamanya untuk kinerja situs web yang lebih baik.
Apa itu CDN?
CDN, atau Jaringan Pengiriman Konten, adalah jaringan server yang tersebar di berbagai lokasi dan menyimpan salinan konten web seperti gambar, file CSS, JS, dan HTML.
Server hosting bertindak sebagai sumber informasi, tempat halaman situs dinamis dibuat lalu didistribusikan ke seluruh server dalam jaringan CDN. Setelah itu, halaman yang di-cache disajikan kepada pengunjung dari server CDN yang paling dekat secara geografis.
Bagaimana CDN berfungsi?
Jika sebuah situs web mengalami lonjakan lalu lintas, server dapat melambat atau bahkan berhenti berfungsi. CDN membantu menangani peningkatan lalu lintas dengan membagi beban ke beberapa server dalam jaringan.
Sebagai contoh, jika server hosting suatu situs web berada di Paris, pengunjung dari New York akan menerima konten dari server CDN di New York. Demikian pula, pengunjung dari Tokyo akan mendapatkan konten yang sama dari server CDN di Tokyo. Hal ini mengurangi jumlah lompatan jaringan yang diperlukan untuk mengirimkan konten sehingga waktu pemuatan halaman menjadi lebih singkat.
Berikut tahap utama pengoperasian CDN:
Tahap 1 – Perangkat yang menjalankan browser web pengguna meminta berbagai konten web seperti gambar, JavaScript, HTML, dan CSS.
Tahap 2 – request ini diarahkan ke server CDN yang paling sesuai.
Tahap 3 – Server CDN menyediakan versi cached dari konten yang diminta.
Tahap 4 – Jika konten tidak tersedia di server tersebut, konten diambil dari server lain dalam jaringan CDN.
Tahap 5 – Jika konten sudah usang atau tidak tersedia di server CDN lain, request dikirim ke origin server.
Komponen CDN
- Titik Kehadiran (PoP) adalah lokasi atau titik akses yang menghubungkan pengguna ke internet. PoP dapat ditemukan di berbagai tempat, seperti data center atau bagian bangunan. PoP berfungsi sebagai jembatan antara pengguna lokal dan jaringan internet. Tujuannya adalah mengurangi jarak yang harus ditempuh data agar koneksi internet lebih cepat. Tanpa PoP, pengguna akan mengalami kecepatan internet yang lebih lambat dan gangguan yang lebih sering.
- Server cache ibarat perpustakaan kecil. Server ini menyimpan buku populer, yaitu konten situs web, yang sering dicari orang. Saat seseorang ingin membaca buku, perpustakaan lokal dapat menyediakannya dengan cepat. Demikian pula CDN mengirimkan konten dari cache server terdekat agar akses lebih cepat.
- DNS. Nama domain adalah nama yang mudah dibaca untuk membantu mengidentifikasi situs web dan sumber daya online lainnya. Saat Anda memasukkan nama domain ke browser web, perangkat Anda mengirim request ke server DNS, yang kemudian mengembalikan alamat IP yang sesuai.
- Jaringan global adalah kumpulan tautan internet berkecepatan tinggi yang menghubungkan semua PoP.
- Mesin Pengiriman Konten, atau CDE, ibarat inti CDN yang terus memproses informasi. CDE senantiasa memantau jaringan dengan memeriksa hal-hal seperti kesegaran data tersimpan, beban server, dan lokasi pengguna. CDE dengan cepat menentukan cara terbaik untuk mengirimkan konten kepada pengguna.
CDN tersebar vs terpusat
Pada bagian ini, kami akan membahas dua jenis utama CDN: tersebar dan terpusat.
CDN tersebar menggunakan banyak PoP berkapasitas sedang dan rendah di area tertentu agar tetap dekat dengan pengguna. PoP seperti ini sering ditempatkan hanya dalam jarak beberapa puluh mil satu sama lain. Penyiapan ini lazim pada CDN awal yang mengandalkan model tersebut ketika internet beralih dari kabel tembaga ke serat optik. Namun, karena sifatnya, CDN tersebar lebih lambat untuk diperbarui dan dikonfigurasi.
CDN terpusat memiliki sedikit PoP berkapasitas tinggi dan biasanya berada di data center atau lokasi yang dapat menangani lalu lintas dalam jumlah besar. Manfaat utama penyiapan ini adalah infrastrukturnya yang terpusat. Pengguna dan operator jaringan dapat menikmati pengelolaan yang lebih mudah serta pembaruan cepat. PoP berkapasitas tinggi juga lebih tahan terhadap serangan DDoS. Salah satu kekurangan pendekatan ini adalah efektivitasnya lebih rendah di area dengan konektivitas buruk.
Di sini Anda dapat melihat tabel perbandingan CDN tersebar dan terpusat.
Situs mana yang sebaiknya memprioritaskan penggunaan CDN?
Pertama-tama, CDN adalah pilihan terbaik untuk proyek yang menargetkan audiens global, seperti Wikipedia atau BBC. Situs web terkenal yang melakukan streaming konten video, bioskop online, dan platform serupa seperti YouTube, Netflix, atau Twitch juga sebaiknya menggunakan CDN agar proses pemuatannya lebih cepat. CDN juga dapat bermanfaat bagi portal media besar yang menyimpan informasi dalam jumlah sangat besar, seperti galeri gambar atau stok foto.
Namun, selain bagi raksasa-raksasa tersebut, CDN juga sempurna untuk situs yang lebih kecil seperti toko e-commerce, portal berita, dan forum lokal. Dengan menerapkan teknologi CDN pada situs web, Anda dapat mempercepat kinerjanya, mengurangi risiko kesalahan data dan hilangnya informasi penting, serta meningkatkan peringkat situs karena Google memandang positif perubahan semacam itu.
Manfaat menggunakan teknologi CDN
Meningkatkan kecepatan pemuatan halaman situs bukan satu-satunya keuntungan menghubungkan situs ke CDN. Mari pertimbangkan manfaat lain dari penggunaan Jaringan Pengiriman Konten:
- Beban origin server berkurang. request pengunjung diproses oleh server jaringan CDN, dengan node regional menangani sebagian besar pekerjaan. Dalam hal ini, node tersebut mengurangi beban server utama yang menempatkan situs.
- Perlindungan tambahan terhadap serangan DDoS. Menyerang situs yang menggunakan CDN memerlukan lebih banyak sumber daya dibandingkan menyerang situs tanpa perlindungan CDN. Karena itu, perlindungan tambahan akan menjadi keunggulan jika situs Anda sering menjadi sasaran serangan DDoS.
- Keandalan untuk proyek online. Jika akses ke situs utama diblokir, salinan halaman situs disimpan dalam jaringan sehingga pengunjung tetap dapat mengakses sumber daya tersebut.
- Peringkat pencarian lebih tinggi. Peningkatan kinerja situs menghasilkan peringkat mesin pencari yang lebih baik dan menarik lebih banyak pengunjung. Sejak Januari 2019, Google memberikan peringkat hasil pencarian lebih tinggi kepada situs web dengan waktu pemuatan yang lebih cepat.
- Hosting terjangkau. Jika pemilik situs tidak mampu membeli paket hosting mahal, CDN menawarkan pengoperasian situs yang stabil bahkan pada virtual hosting biasa dengan sumber daya server dan lalu lintas terbatas.
Memilih proxy yang tepat untuk CDN Anda
Proxy berperan sebagai perantara antara situs web dan pengguna, menyimpan konten dan mendistribusikannya dari lokasi yang dekat dengan pengguna. Proxy membantu mengelola lonjakan lalu lintas situs web dengan menyeimbangkan beban di beberapa server. Ada banyak keuntungan lain dari penggunaan proxy, seperti peringkat pencarian yang lebih tinggi, keamanan tingkat lanjut, dan kinerja situs web yang secara umum lebih baik. Anda juga dapat mengonfigurasi proxy dengan berbagai cara untuk menyesuaikan CDN dan memperoleh hasil terbaik.
Saat memilih proxy, sebaiknya periksa terlebih dahulu kebutuhan situs web Anda. Jika situs web memiliki lalu lintas sedang dan anggaran terbatas, proxy bersama dapat menjadi solusi yang hemat biaya. Proxy ini digunakan oleh beberapa pengguna sehingga terkadang dapat memengaruhi kecepatan. Namun, proxy ini baik untuk penggunaan umum.
Untuk situs web dengan lalu lintas tinggi, proxy khusus menawarkan kinerja dan keamanan yang lebih baik. Proxy ini digunakan secara eksklusif oleh satu pengguna sehingga Anda dapat yakin akan kecepatan dan keandalan yang konsisten. Secara keseluruhan, proxy khusus lebih cepat, lebih aman, dan lebih privat daripada proxy bersama, tetapi harganya lebih mahal.
Proxy bersama dan proxy khusus sama-sama merupakan subtipe dari proxy Datacenter. Ada pula proxy Residential dan Mobile.
- Proxy Residential sangat andal dan efektif untuk memastikan anonimitas, sehingga sangat cocok untuk tugas yang membutuhkan anonimitas dan tingkat kepercayaan tinggi.
- Proxy Mobile lebih baik untuk tugas khusus seluler dan dalam beberapa situasi dapat menawarkan akses yang lebih stabil karena sifatnya yang rotating.
- Jika Anda memprioritaskan kecepatan, harga terjangkau, dan proyek scraping data berskala besar, proxy Datacenter mungkin menjadi pilihan yang tepat.
Kesimpulan
Semakin dekat pengguna dengan server, semakin cepat waktu pemuatannya. Ketika konten Anda disimpan di beberapa server di berbagai lokasi, kecepatan pemuatan halaman bagi pengunjung akan meningkat secara signifikan. Sederhananya, semakin dekat server CDN dengan lokasi pengunjung, semakin cepat mereka menerima konten.
Pada akhirnya, kombinasi proxy dan CDN yang tepat dapat menciptakan lingkungan online yang lebih baik dan menjamin pengalaman pengguna yang positif bagi pengunjung Anda.
Di DataImpulse, Anda dapat menemukan proxy berkualitas terbaik. Proxy Mobile, Residential, dan Datacenter tersedia untuk dipilih sesuai tujuan Anda. Dengan memilih DataImpulse, Anda akan mendapatkan:
- Koneksi berkecepatan tinggi
- 15+ juta IP dari 194 lokasi
- Dukungan 24/7
- dashboard yang mudah digunakan
- model pay-as-you-go



