In this Article
Melihat pesan “PORT_BLOCKED” memang membuat frustrasi dan membingungkan. Namun, penting untuk diketahui bahwa ini tidak terkait dengan port proxy 823/824, melainkan dengan port layanan yang ingin Anda hubungkan. Dalam artikel ini, kami akan menjawab semua pertanyaan tentang port dan pemblokiran. Lanjutkan membaca untuk mempelajari strategi Anda dalam menangani port.
Apa itu port?
Bayangkan Anda sedang mengirim sebuah paket. Anda perlu menuliskan alamat Anda dan alamat penerima agar petugas pos mengetahui ke mana paket tersebut harus dikirim. Anda juga perlu mengetahui nama jalan yang tepat dan nomor bangunan penerima yang akurat, karena satu jalan yang sama dapat memiliki banyak rumah dan bangunan. Hal ini akan menjamin paket Anda sampai ke tujuannya dan tidak tersesat.
Hal serupa terjadi ketika Anda menjelajahi internet. Misalnya, Anda ingin memeriksa cuaca. Anda memasukkan kueri pencarian ke kolom pencarian lalu menekan enter, artinya Anda mengirim request. Namun, server target harus mengetahui ke mana respons perlu dikirimkan. Request Anda memuat alamat IP Anda, yaitu pengenal perangkat Anda, tetapi itu belum semuanya. Alamat IP ibarat nama jalan. Namun, sebagaimana satu jalan dapat memiliki banyak bangunan, banyak aplikasi juga dapat berjalan di perangkat yang sama. Bagaimana server target mengetahui aplikasi mana yang mengirim request? Di sinilah port layanan berperan. Port layanan berfungsi sebagai pengenal numerik aplikasi. Berada pada lapisan keempat sistem OSI dan bekerja bersama protokol TCP/UDP, port membantu mengarahkan lalu lintas ke aplikasi yang diperlukan sehingga Anda dapat menggunakan puluhan program di perangkat yang sama secara bersamaan tanpa kesalahan.
Port menggunakan angka dari 0 hingga 65535 sebagai identifikasi. Ada tiga kategori port:
Dikenal luas: port dengan rentang 0 hingga 1023 dicadangkan untuk layanan yang banyak digunakan, seperti lalu lintas HTTP atau FTP. Contoh umumnya meliputi:
HTTP: Port 80
HTTPS: Port 443
FTP: Port 21
SSH: Port 22
Port terdaftar: aplikasi perangkat lunak yang tidak terlalu luas digunakan memakai port dari 1024 hingga 49151.
Port privat (dinamis): sistem operasi secara otomatis menetapkan port 49152-65535 untuk koneksi sementara. Port tersebut tidak terkait dengan aplikasi tertentu.
Otoritas Penetapan Nomor Internet (IANA) mengelola daftar port resmi. Saat membuat sebuah layanan, pengembang memilih port yang akan digunakan dengan mempertimbangkan kebutuhan aplikasi. Penting pula untuk menghindari konflik dengan layanan lain yang berjalan pada port yang sama. Pengembang bahkan dapat mendaftarkan aplikasinya ke IANA untuk memperoleh port terdaftar.
Selain mengirimkan paket data ke tujuan yang tepat, ada beberapa alasan lain mengapa kita memerlukan port layanan:
- Konfigurasi firewall
Admin dapat mengonfigurasi firewall untuk mengizinkan atau membatasi lalu lintas berdasarkan nomor port. Ini berguna jika Anda perlu melindungi layanan sensitif dari akses tidak sah. Firewall juga dapat dikonfigurasi untuk mengirim peringatan jika ada aktivitas mencurigakan pada port tertentu. Misalnya, lonjakan lalu lintas mendadak pada port yang terkait dengan layanan rentan dapat menunjukkan kemungkinan serangan. Deteksi dini semacam ini dapat sangat penting untuk mencegah kebocoran data.
- Penyeimbangan beban
Port layanan digunakan untuk mendistribusikan lalu lintas di lingkungan dengan banyak server guna meningkatkan performa.
- Analisis jaringan
Dengan menganalisis log menggunakan alat khusus, Anda dapat melacak lalu lintas ke layanan tertentu dan memastikan tidak ada hambatan atau masalah performa lainnya.
- Segmentasi jaringan
Organisasi besar menggunakan port yang berbeda untuk layanan yang berbeda, sehingga layanan lain tetap aman bahkan jika satu layanan diserang atau terjadi kebocoran.
Lalu, bagaimana dengan port proxy? Port tersebut adalah port yang didengarkan server proxy untuk menerima request masuk. Port 8080 atau 3128 biasanya digunakan untuk lalu lintas HTTP, sedangkan HTTPS berjalan pada 443 atau 8443. SOCKS biasanya mendengarkan port 1080. Namun, port proxy tidak sestatis port server, sehingga nomor port yang tepat dapat bergantung pada pengaturan server tertentu. Server menerima request, memprosesnya, lalu meneruskannya ke server target menggunakan port yang sesuai, misalnya port 80 untuk lalu lintas HTTP. Jadi, pada umumnya port proxy tetap merupakan port dan memiliki dasar yang sama dengan port layanan. Namun, port tersebut secara khusus digunakan oleh server proxy.
Mengapa port diblokir?
Saat Anda menggunakan proxy, pesan “PORT_BLOCKED” mungkin membuat Anda mengira port proxy 823 atau 824 diblokir. Namun, port layanan yang ingin Anda hubungkan biasanya menjadi penyebabnya. Pemblokiran dapat terjadi karena berbagai alasan:
- DataImpulse menutup beberapa port secara default karena alasan keamanan
- Beberapa port, seperti Telnet pada port 23 atau FTP pada port 21, terkait dengan layanan yang terkenal memiliki kerentanan. Admin jaringan dapat memblokirnya untuk meminimalkan risiko serangan
- Karena port merupakan titik masuk bagi peretas yang menggunakan alat khusus untuk mengidentifikasi port terbuka, menutup port yang tidak diperlukan akan mengurangi permukaan serangan
- Terkadang, port yang diblokir tidak ada kaitannya dengan keamanan. Admin jaringan melakukannya untuk mengelola lalu lintas. Misalnya, jika Anda memblokir port berbagi file peer-to-peer, Anda dapat mencegah penggunaan bandwidth berlebihan dan memastikan aplikasi penting seperti aplikasi pesan memiliki sumber daya yang diperlukan.
Apa yang harus dilakukan jika Anda melihat pesan “PORT_BLOCKED”?
- Jika Anda dapat mengakses pengaturan firewall, periksa apakah sebuah port diblokir. Buat aturan untuk mengizinkan lalu lintas melalui port tersebut jika diperlukan dan memungkinkan.
- Pastikan perangkat lunak keamanan Anda tidak memiliki firewall bawaan yang memblokir port tertentu.
- Cobalah port alternatif jika memungkinkan.
- Jika Anda menggunakan proxy, beralihlah ke server alternatif yang menggunakan port dan/atau protokol lain.
- Hubungkan ke VPN. Jaringan privat virtual (VPN) dapat membantu mengatasi masalah koneksi karena mengenkripsi lalu lintas Anda dan mengarahkannya melalui server lain. Kami merekomendasikan ZoogVPN, penyedia VPN yang cepat dan andal dengan solusi lintas platform yang ramah anggaran.
- Terkadang, penyedia layanan internet memblokir port tertentu. Menghubungi mereka akan membantu Anda memperjelas hal tersebut dan mendapatkan petunjuk untuk mengakses port yang diblokir.
- Beralih jaringan, misalnya memilih hotspot seluler alih-alih Wi-Fi, dapat membantu jika konfigurasi jaringan menyebabkan port diblokir.
- Pastikan Anda memiliki hak untuk mengakses data atau jaringan yang ingin Anda akses.
- Periksa apakah alat dan aplikasi yang Anda gunakan legal serta tidak berusaha terhubung ke port rentan yang mungkin diblokir karena pertimbangan keamanan.
- Jika Anda memerlukan akses ke port yang diblokir DataImpulse secara default, silakan kirim email kepada kami di [email protected] agar kami dapat membantu Anda secara khusus sesuai kasus penggunaan Anda.
Kesimpulan
Situasi tak terduga seperti port yang diblokir dapat terjadi sesekali, dan selalu lebih baik memahami alasan di balik pemblokiran tersebut agar Anda dapat mengatasi penyebab utamanya. Karena port penting bagi keamanan secara keseluruhan, port dapat diblokir untuk mencegah akses tidak sah atau melindungi layanan rentan, sehingga hal ini terkadang diperlukan. Jika Anda menggunakan proxy, pilih IP residential karena alamat tersebut merupakan alamat pengguna nyata dan selaras dengan pola lalu lintas normal. DataImpulse menawarkan proxy yang diperoleh secara legal dengan harga yang wajar serta dukungan manusia 24/7, sehingga Anda dapat menikmati koneksi stabil tanpa gangguan. Kirim email kepada kami di [email protected] atau tekan tombol “Coba sekarang” untuk memulai.
