In this Article
Prediksi harga adalah peramalan harga berdasarkan data historis, tren pasar, harga pesaing, pengaruh media sosial, ulasan, dan kecenderungan ekonomi. Selain berguna untuk menyesuaikan harga secara real-time, prediksi harga juga memungkinkan optimalisasi strategi penetapan harga agar memperoleh lebih banyak keuntungan serta penyesuaian tingkat inventaris dan rantai pasokan. Namun, dengan jumlah data yang sangat besar saat ini, pekerjaan tersebut mustahil dilakukan secara manual, dan tool berbasis AI sangat membantu. Tool tersebut juga dapat menganalisis tren dan pola, seperti data diskon yang sulit dianalisis oleh aplikasi lain. Model AI hanya memerlukan data yang relevan untuk belajar dan bekerja bagi Anda.
Di sinilah web scraping berperan sebagai cara yang tak tergantikan untuk memperoleh data. Di sisi lain, situs web besar seperti eBay kini menerapkan kebijakan anti-scraping yang ketat. Selain itu, developer berfokus menghadirkan UX dan UI kelas satu yang berorientasi pada manusia dan sulit ditangani bot. Jadi, mencari data kini cukup menantang. Meski begitu, hal ini tetap memungkinkan, dan dalam artikel ini kami mengulas semua hal yang perlu dan tidak perlu dilakukan saat scraping listing produk dari situs web e-commerce.
Strategi scraping untuk mendapatkan data listing produk
Sedang mengembangkan web scraper? Atau sedang menentukan tool tertentu? Lalu, tool apa yang harus dipilih? Untuk menjawab pertanyaan tersebut dan mendapatkan data, Anda perlu menganalisis situs web target.
Cara scraping situs web dengan struktur yang kompleks
Struktur situs web berarti pengaturan situs, yaitu bagaimana halaman disusun, dikelompokkan, dan ditautkan. Kedengarannya mudah, tetapi banyak situs web memiliki struktur kompleks yang melampaui beberapa halaman yang saling terkait, dan situs e-commerce biasanya termasuk di antaranya. Meski tidak ada satu kriteria yang menentukan apakah sebuah situs web sederhana atau kompleks, ada beberapa fitur yang terbukti menjadi tantangan bagi web scraper. Misalnya, ada empat jenis struktur utama. Namun, jenis-jenis tersebut tidak saling eksklusif, dan developer sering memadukan elemen dari struktur berbeda untuk menciptakan situs web yang nyaman dan mudah dinavigasi pelanggan. Akan tetapi, bagi crawler, beberapa tingkat navigasi atau subkategori menyulitkan identifikasi jalur untuk scraping informasi. Ini berarti Anda perlu menggunakan fungsi rekursif untuk menavigasi halaman. Ada pula hambatan lainnya:
- Pemuatan konten dinamis
Situs web e-commerce sangat bergantung pada rendering konten dinamis dengan JavaScript. Masalahnya, konten seperti itu dibuat langsung di browser dan mungkin tidak ada dalam HTML awal halaman. Scraper dasar hanya mengambil kode HTML situs, sehingga tidak dapat menangkap data ini. Selain itu, Single-Page Applications (SPA) sering mengubah konten tanpa memuat ulang halaman, sehingga data lebih sulit diperoleh.
Solusi: Gunakan browser headless. Browser khusus ini tidak memuat konten grafis dan menghemat sumber daya, sehingga berdampak positif pada kecepatan scraping. Browser ini menyimulasikan lingkungan browser nyata, dapat menjalankan JavaScript, dan menunggu hingga konten dimuat sepenuhnya. Anda juga dapat memprogram browser untuk melakukan tindakan tertentu guna meniru perilaku pengguna. Hal ini juga berguna untuk mengatasi tindakan antibot. Selenium, Playwright, dan Puppeteer adalah opsi yang paling umum digunakan dengan fungsionalitas luas.
- Markup HTML yang tidak konsisten
Halaman yang berbeda dapat memiliki struktur HTML yang berbeda. Misalnya, satu halaman menggunakan tag <h1> untuk judul, sedangkan halaman lain menggunakan tag <div>. Beberapa elemen mungkin hanya muncul dalam kondisi tertentu, seperti saat pengguna login, atau hanya untuk lokasi tertentu. Terkadang nama class atau ID elemen juga dibuat secara dinamis. Karena itu, developer menghadapi kesulitan saat membuat scraper karena kode yang sama dengan selector yang sama tidak akan berfungsi untuk semua halaman.
Solusi: gunakan kombinasi selector dan strategi fallback agar jika satu selector tidak berfungsi, scraper Anda mencoba selector lain alih-alih berhenti.
- Sistem anti-scraping
CAPTCHA, pembatasan laju, dan pemblokiran IP termasuk strategi yang paling banyak digunakan untuk menangani scraper. Situs web memantau pola lalu lintas dan memblokir request serta alamat yang mencurigakan. Jika hanya menggunakan scraper, hambatan semacam ini dapat menjadi jalan buntu.
Solusi: Gunakan tool tambahan untuk meniru perilaku pengguna, seperti proxy. Proxy rotating akan membantu menyamarkan aktivitas scraping Anda di sebuah situs web; aktivitas tersebut akan tampak seperti request dari IP dan lokasi yang berbeda. Kombinasikan proxy dengan browser anti-detect untuk mengubah fingerprint dan cookie Anda, dan ini akan membantu Anda tetap anonim.
- Kode yang tidak jelas
JavaScript atau CSS yang diminimalkan atau dibundel lebih sulit dibaca dan digunakan untuk scraping.
Solusi: buka Developer Tools (Fn+F12 atau Ctrl+Shift+I untuk Windows dan Linux, atau Cmd+Option+I untuk macOS) > Elements. Periksa kode HTML dan temukan class atau pola umum yang dapat Anda targetkan. Anda dapat menyederhanakan proses ini menggunakan tool AI. Kemudian, cobalah mengekstrak data berdasarkan pola tersebut, bukan selector.
Cara scraping situs web dengan navigasi yang kompleks
Struktur kompleks dan navigasi kompleks bukanlah hal yang sama, walaupun keduanya sering berjalan beriringan. Navigasi kompleks memiliki banyak bentuk, misalnya:
- Menu multitingkat: situs web e-commerce sering memiliki menu yang memerlukan beberapa klik untuk menampilkan semua subkategori.
- Scrolling tanpa akhir: halaman memuat bagian konten baru saat pengguna menggulir ke bawah.
- Filter dan pengurutan dinamis: pengguna menerapkan filter, lalu situs web memuat ulang listing produk secara real-time tanpa mengubah URL.
Ada bentuk lainnya, tetapi dalam artikel ini kami hanya membahas yang kemungkinan besar Anda temui di situs web e-commerce. Untungnya, solusinya ada: browser headless lama yang tepercaya dapat menangani navigasi kompleks. Sekali lagi, jika digabungkan dengan proxy, browser ini akan semakin mendukung akses yang konsisten tanpa memerlukan terlalu banyak waktu untuk menerapkannya. Untuk lebih memahami cara melakukannya, kunjungi tutorial langkah demi langkah kami tentang konfigurasi Selenium di Python dengan proxy.
Tips lainnya adalah meninjau dan memperbarui struktur scraping Anda secara berkala. Developer sering memperbarui situs web, menambahkan kategori produk baru, menggunakan elemen baru, dan menerapkan mekanisme anti-scraping. Jadi, penting untuk selalu mengikuti perubahan tersebut serta menyesuaikan algoritme dan tool Anda.
Bahasa atau tool apa yang dipilih untuk web scraping?
Anda memiliki dua pilihan: mengembangkan web scraper atau menggunakan tool. Secara umum, membuat scraper memungkinkan fleksibilitas dan kustomisasi yang lebih besar, tetapi memerlukan lebih banyak sumber daya manusia, waktu, dan pengetahuan coding. Jika memilih tool, biasanya Anda akan mengalami beberapa batasan dalam kustomisasi. Namun, Anda memerlukan waktu dan sumber daya yang lebih sedikit. Tool siap pakai juga merupakan pilihan tepat jika Anda tidak memahami coding, karena Anda dapat memilih opsi no-code. Use case Anda menentukan pilihan yang lebih baik bagi Anda. Anda juga perlu memperhatikan berbagai kriteria saat memilih tool maupun bahasa.
Hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih bahasa untuk scraping:
- Kemudahan penggunaan: pilih bahasa dengan sintaks yang mudah dibaca, seperti Python, yang menyederhanakan penulisan dan pembaruan kode.
- Performa: pilih bahasa yang dapat menangani beberapa tugas scraping sambil menggunakan sumber daya sistem yang relatif lebih sedikit. Hal ini terutama penting jika Anda menangani dataset besar.
- Kompatibilitas: scraping situs web kompleks sering memerlukan library tambahan, proxy, dan sebagainya untuk mendapatkan data. Pilih bahasa yang menawarkan library andal dan memungkinkan penerapan tool pihak ketiga dengan lebih mudah. Perhatikan juga teknologi yang digunakan situs web target Anda, seperti rendering JavaScript, lalu pilih bahasa yang cocok dengannya.
- Dokumentasi: makin terperinci dan mutakhir dokumentasi serta tutorial yang tersedia untuk suatu bahasa, makin baik bagi Anda. Komunitas yang aktif juga penting. Dengan begitu, Anda akan menginvestasikan lebih sedikit waktu untuk belajar dan membuat scraper. Jika terjadi masalah, Anda dapat dengan mudah menemukan solusi atau meminta saran maupun tips alih-alih mengembangkannya dari nol.
Untuk detail selengkapnya, silakan lihat posting blog khusus kami tentang memilih bahasa terbaik untuk web scraping.
Hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih tool siap pakai:
- Bentuk: mencakup aplikasi desktop, ekstensi browser, API, IDE, SDK, dan browser scraping. Jika Anda menginginkan opsi no-code, biasanya lebih baik memilih aplikasi, karena opsi lain memerlukan pengetahuan coding.
- Fitur: perhatikan opsi optimasi perilaku lalu lintas, rendering JavaScript, dan kemampuan integrasi tool tambahan seperti proxy.
- Kustomisasi: karena banyak situs web tidak mengikuti skenario layout atau struktur yang paling populer, Anda sebaiknya memilih tool fleksibel yang dapat menangani lebih dari sekadar beberapa situs web e-commerce populer.
- Harga: rencanakan anggaran Anda untuk melihat seberapa besar investasi yang siap Anda keluarkan untuk tool scraping. Di sisi lain, ingat bahwa tool yang baik dengan banyak fitur dan opsi kustomisasi mungkin mahal. Banyak tool menawarkan paket percobaan atau bahkan masa uji coba gratis sehingga Anda dapat mengujinya dan melihat mana yang lebih cocok. Opsi gratis mungkin tampak menggoda, tetapi kemampuannya terbatas dan tidak ada yang dapat menjamin privasi serta keamanan data maupun performa yang stabil.
- Keandalan: prioritaskan opsi dengan uptime, tingkat keberhasilan, dan waktu respons yang tinggi. Carilah tool yang juga dapat menangani lonjakan lalu lintas.
- Dukungan: situs web e-commerce berubah dan menerima pembaruan; Anda juga perlu mencari tool yang menerima upgrade secara rutin. Tim dukungan juga harus tersedia, sebaiknya 24/7, dan memiliki waktu respons singkat saat Anda membutuhkan bantuan atau terjadi masalah tak terduga.
- Kepatuhan hukum: periksa apakah pilihan potensial Anda mematuhi regulasi internasional seperti GDPR. Penyedia yang menggunakan formulir KYC (Know Your Customer) merupakan kandidat yang layak dipilih. Bacalah Terms of Service penyedia, cari beberapa ulasan dan penyebutan untuk memastikan tidak ada keterlibatan dalam use case ilegal, scraping yang tidak etis, atau pelanggaran hak kekayaan intelektual. Namun, kepatuhan pada hukum diperlukan, baik saat menggunakan scraper siap pakai maupun mengembangkan tool Anda.
Sebagai penutup
Orang yang hidup dengan bola kristal akan memakan pecahan kaca. Prediksi harga bukan sesuatu yang boleh dianggap enteng: hanya informasi yang akurat dan mutakhir yang membawa perubahan serta membantu Anda membangun bisnis. Karena itu, Anda harus mempertimbangkan setiap aspek agar proyek scraping Anda berhasil. DataImpulse siap mendukung Anda dan menyediakan IP yang diperoleh secara legal, yang akan mendukung penanganan request bervolume tinggi serta memberi Anda akses data yang konsisten. Hubungi kami di [email protected] atau klik tombol “Coba sekarang” untuk memulai.
